FOKUS

Mantan Menteri Orba: Saat Ini Pemimpin Seperti Soeharto Dirindukan

Soeharto dapat bertindak tegas namun selalu dekat dengan rakyat.
Jum'at, 1 Maret 2013
Oleh : Aries SetiawanDaru Waskita (Yogyakarta)
Mantan Presiden RI kedua, Soeharto
VIVAnews - Haryono Suyono, mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat era pemerintahan Presiden Soeharto, menilai kondisi tatanan masyarakat dan politik yang karut marut saat ini, membuat sosok pemimpin seperti Soeharto sangat dirindukan.

"Sosok pemimpin negara seperti HM Soeharto yang sangat dekat dengan masyarakat sangat diidam-idamkan," kata Haryono Suyono, disela peresmian Monumen Tempat Lahir Jenderal Besar Soeharto, di Dusun Kemusuk Lor, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, DIY, Jumat 1 Maret 2013.

Haryono menuturkan, dalam kepemimpinannya, Soeharto dapat bertindak secara tegas namun selalu dekat dengan rakyat. Sedangkan pihak-pihak yang menyatakan kepemimpinan Soeharto adalah otoriter, dia tidak setuju.

Menurutnya, Pak Harto bisa dikritik atau diberi masukan oleh para pembantunya di saat menjadi presiden.

"Jika seorang menteri dalam menyatakan suatu kebijakan ada istilan 'atas Petunjuk Pak Harto', hal tersebut dimaknai bahwa apa yang akan disampaikan menteri kepada rakyatnya telah disempurnakan oleh Pak Harto," tuturnya. "Pak Harto melakukan revisi, bukan menekankan kehendaknya sendiri."

Dia menjelaskan, memang pada zaman pemerintahan Soeharto sangat sedikit mendapatkan informasi bahwa Soeharto adalah sosok yang bersedia dikritik dan bersedia mendengarkan kritik.

Namun dia membantah, Soeharto anti terhadap kritik. "Namun memang kritik tersebut tidak dipublikasikan di media. Kalau saat ini semua orang bisa mengeluarkan kritik dan dilihat, didengar dan dibaca orang banyak karena sudah banyak media," katanya.

Bertepatan dengan tanggal 1 Maret, hari bersejarah Serangan Umum 1 Maret, keluarga besar mendiang HM Soeharto meresmikan Monumen Tempat Lahir Jenderal Besar HM Soeharto di Dusun Kemusuk Lor, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, DIY.

Monumen Tempat Lahir Jenderal Besar HM Soeharto ini memiliki pendopo yang berukuran cukup besar dengan 30 tiang dengan luas 600 meter persegi. Di kompleksnya terdapat dua bangunan rumah yang di dalamnya terdapat sejarah hidup HM Soeharto dari lahir hingga menjadi presiden RI. Luas lahan mencapai 3.800 meter persegi.  (eh)

TERKAIT
File Not Found